Mengulas informasi seputar bisnis dan gaya hidup.

Ian Brown cs. Siap Gelar Pertunjukan di 2012

Ian Brown cs. Siap Gelar Pertunjukan di 2012 — Bagi yang belum mengetahui, “Siapa sih Ian Brown?” Dia adalah vokalis sebuah band veteran Inggris yang sering disebut-sebut sabagai gembong Madchester-Scene, The Stone Roses. Yup, taksaja Ian yang menggawangi The Stone Roses. Personil lainnya dari band Inggris ini, antara lain; pemetik gitar John Squire, pencabik bass Gary 'Mani' Mounfield dan penggebuk drum Alan 'Reni' Wren beberapa waktu yang lalu dikabarkan telah berkumpul untuk sebuah rencana REUNI.


Pemandangan seperti ini tentu saja mengejutkan. Kabar reuni memang sudah dinantikan publik -taksaja- pencinta The Stone Roses dari Inggris bahkan seluruh dunia takterkecuali penikmat musik BritPop di Indonesia, bergembira mengetahui informasi ini.

Adetruna peroleh informasi ini dari portal musik Billboard, awalnya berita reuni band The Stone Roses hanya sebuah spekulasi. Namun kabar semakin jelas saat adanya konferensi pers di hotel Soho di London. Konferensi pers dihadiri seluruh personil lengkap.

The Stone Roses bubar pada tahun 1996, diawali dengan hengkangnya John Squire. Festival musik Reading akan menjadi catatan sejarah reuni band ini. Diawali dengan rencana bermain dua kali pertunjukan di kota Manchester Heaton Park, 29 Juni dan 30 Juni 2012. Masih lama ya?!

Ada yang menarik dari ucapan Ian Brown, “We Hope so. But we said that before, didn't we?” Ucapan itu sebagai guyonan sekaligus menakut-nakuti penggemar The Stone Roses yang sudah ketebak perangainya tatkala mengetahui band ini berkumpul kembali.

The Stone Roses mengatakan bahwa mereka merasa senang bisa berkumpul lagi bahkan ini merupakan ajang untuk menggodok materi komposisi terbaru. Ada video lama yang disebar di YouTube. Video "I Am the Resurrection" lagu yang sudah dibuat sejak 1989 -lagu ini menjadi acuan bagi Ian Brown dalam rangka “Kebangkitan Band The Stone Roses” dengan mengatakan, “This is a live resurrection, and you're invited, so you better be there.” “Kalian diundang dan sebaiknya berada di sana kelak, untuk sebuah kebangkitan yang nyata..."

Pengumuman tentang reuni ini tidaklah sembarangan, sumbernya langsung dari sebuah "Firma Hubungan Publik" yang juga menangani musisi Robbie William dan Kylie Minogue; diwakili oleh Murray Chalmers, dengan menuliskan -“A special press conference for a very important announcement.”- yang menjadi headline pada undangan yang diberikan bagi para jurnalis.

Dari tahun ke tahun semenjak 1996, benih-benih perpecahan terus-menerus tumbuh dengan alasan band perlu direformasi setelah pasca kesuksesannya. Dan puncaknya adalah ketika mitra Ian Brown saat menulis lagu, John Squire memutuskan untuk mundur dari formasi The Stone Roses via telepon. Sejak saat itu, semua percaya ini akan menjadi sebuah 'sandungan' yang akan mempersulit bersatunya kembali band The Stone Roses kelak.

Apa sih Kegiatan Para Eks-The Stone Roses Pasca Bubar?
Saat itu juga (1996), Ian Brown memfokuskan untuk bersolo karier dan cukup sukses. Sementara itu, bassist, Gary 'Mani' bergabung dengan band Inggris lain, "The Primal Scream". Di sisi lain John Squire menggapai kesuksesan bersama dengan band-nya yang lain, "The Seashores" sebelum akhirnya mengundurkan diri di tahun 2009. Dan kegiatan bermusik drummer, Reni adalah mengambil posisi vokalis sekaligus gitaris untuk band "The Rub".

Meskipun sudah dicap publik sebagai band yang sukses dengan album, "The Second Coming" di bawah bendera label Geffen Record, tetap saja album pertama dengan judul album yang sama, "The Stone Roses" adalah album terbesar yang pernah ada.

Sebuah perseteruan berujung indah di sebuah pemakaman.
Suatu hari ibu dari pemain drum, Mani, meninggal dunia. Di saat pemakaman dihadiri oleh semua personil takterkecuali Ian Brown dan teman perseteruannya, John Squire. Kedua orang yang bersitegang bertahun-tahun ini pun akhirnya berdamai.

Tahukah Anda?
Pada 1990, Madchester-Scene, menorehkan satu sejarah, ±30 ribu penggemar The Stone Roses tumplek di sebuah pulau. Para fans menikmati sajian panggung terbuka di kawasan Spike Island yang dekat dengan Widnes. Sebuah arena panggung yang takterulang lagi hanya menyisakan sejarah dunia musik rock di Inggris.

Meskipun pertunjukan rencananya masih jauh, dipertengahan 2012 (akhir Juni) akan tetapi tiket sudah mulai bisa dipesan sejak sekarang. Informasi lebih detil bisa mengunjungi situs resmi, The Stone Roses di sini.

Saat ditanya, “Hingga kapankah reuni ini akan bertahan?” pertanyaan sederhana namun berbobot ini dijawab langsung oleh Ian Brown, “Kami akan membawa kendaraan ini hingga rodanya terlepas!” Sebuah pernyataan metafora yang sangat lugas ...

“This is a live resurrection, and you're invited, so you better be there.” [billboard] gbr band